Pemerintah gaspol stabilkan harga beras! Badan Pangan Nasional (Bapanas) resmi mengguyur 828 ribu ton beras Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) ke pasar mulai Maret hingga akhir tahun ini. Anggaran jumbo Rp 497 triliun disiapkan untuk subsidi harga agar rakyat bisa menikmati beras murah.

Bulog diminta fokus tebar beras SPHP ke daerah yang bukan penghasil padi dan tidak sedang panen raya. Untuk daerah panen raya, distribusi tetap jalan tapi terbatas, demi jaga harga gabah petani tetap oke.
Kepala Bapanas Andi Amran Sulaiman yang juga menjabat Menteri Pertanian menegaskan stok beras pemerintah (CBP) aman sentosa. “Mimpi kita Indonesia jadi lumbung pangan dunia! Stok CBP sekarang 37 juta ton dan terus bertambah,” ujarnya bersemangat.
Beras SPHP kini hadir dengan kemasan baru! Selain 5 kg, ada juga kemasan 2 kg. Masyarakat bisa beli maksimal 5 kemasan 5 kg atau 2 kemasan 2 kg. Ingat! Beras subsidi ini haram dijual lagi.
Harga Beras SPHP (Per Kg):
| Wilayah | Gudang Bulog (Rp) | Distributor (Rp) | Konsumen (Rp) |
|---|---|---|---|
| Jawa Lampung Sumsel Bali NTB Sulawesi | 11000 | 11700 | 12500 |
| Sumatera (kec Lampung Sumsel) NTT Kalimantan | 11300 | 12000 | 13100 |
| Maluku Papua | 11500 | 12300 | 13500 |
Penjualan beras SPHP tahun lalu yang diperpanjang hingga Februari sukses besar mencapai 1025 juta ton! Terbukti ampuh menjaga inflasi beras tetap stabil di awal tahun ini. Inflasi beras Januari dan Februari 2026 hanya 016 persen dan 043 persen jauh lebih baik dibanding tahun-tahun sebelumnya.





Tinggalkan komentar