Tak Disangka! Kolaborasi Mercy Corps Indonesia-DBS Foundation Raih Penghargaan Bergengsi dari Menteri UMKM dan Sosial

Rosaria

September 26, 2026

4
Min Read
Tak Disangka! Kolaborasi Mercy Corps Indonesia-DBS Foundation Raih Penghargaan Bergengsi dari Menteri UMKM dan Sosial
Tak Disangka! Kolaborasi Mercy Corps Indonesia-DBS Foundation Raih Penghargaan Bergengsi dari Menteri UMKM dan Sosial

On This Post

Nusamedia – 26 September 2026 | Surabaya – Sebuah pencapaian gemilang diraih oleh Yayasan Mercy Corps Indonesia dan DBS Foundation. Keduanya menerima penghargaan apresiasi sebagai kolaborator Program LAKSMI (Langkah Akselerasi Kapasitas Usaha Mikro Inklusif) dari Menteri Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) serta Menteri Sosial. Penghargaan ini diserahkan dalam rangkaian kegiatan Peluncuran Program LAKSMI di Taman Budaya Jawa Timur, Surabaya, pada Rabu (23/9/2026), sebagai bentuk pengakuan atas kontribusi signifikan lembaga tersebut dalam mendukung pemberdayaan perempuan pelaku usaha mikro dan kecil.

Program LAKSMI sendiri merupakan inisiatif pendampingan usaha end-to-end berbasis ekosistem yang dirancang secara cermat untuk meningkatkan kapasitas para pengusaha mikro. Tujuannya tak lain adalah mewujudkan kemandirian sosial dan ekonomi yang berkelanjutan bagi mereka. Kolaborasi antara Mercy Corps Indonesia dan DBS Foundation ini semakin mengukuhkan peran dan pengalaman kedua lembaga dalam upaya pemberdayaan pengusaha mikro, dengan fokus khusus pada perempuan. Pendekatan pelatihan dan pendampingan yang inklusif menjadi ciri khas program ini.

Pengalaman berharga ini juga tercermin dalam pelaksanaan program ‘Financial Inclusion for Women Entrepreneurs’ yang didukung oleh DBS Foundation dan dijalankan oleh Mercy Corps Indonesia. Program ambisius ini telah berlangsung sejak 1 Oktober 2025 dan dijadwalkan berakhir pada 30 September 2027. Targetnya adalah menjangkau 40.000 perempuan pemilik atau pengelola Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di tiga kota besar: Medan, Semarang, dan Surabaya.

Hingga Agustus 2026, program ini telah berhasil menyentuh lebih dari 20.000 perempuan. Mereka mendapatkan manfaat dari pelatihan terintegrasi yang mencakup berbagai aspek krusial, mulai dari literasi keuangan, literasi digital, manajemen usaha, pemasaran digital, hingga akses terhadap produk dan layanan keuangan yang memadai. Melalui Kolaborasi Mercy Corps Indonesia-DBS Foundation dalam Program LAKSMI, pengalaman dan pembelajaran dari berbagai inisiatif pemberdayaan perempuan pelaku usaha mikro dapat terus diperkuat dalam sebuah ekosistem yang solid. Ekosistem ini melibatkan berbagai pihak, termasuk pemerintah, sektor swasta, komunitas, lembaga keuangan, dan pemangku kepentingan lainnya.

Diharapkan, kolaborasi ini akan semakin mendorong ketangguhan, kemandirian, dan keberlanjutan usaha para perempuan pelaku usaha mikro di Indonesia. Mona Monika, Head of Group Marketing & Communications, PT Bank DBS Indonesia, menyatakan apresiasinya atas penghargaan tersebut. “Kami sangat mengapresiasi penghargaan yang diberikan Menteri UMKM dan Menteri Sosial kepada DBS Foundation dan Mercy Corps sebagai kolaborator Program LAKSMI. Penghargaan ini semakin meningkatkan komitmen kami di DBS Foundation untuk terus memberdayakan perempuan pelaku UMKM melalui literasi keuangan dan digital serta inklusi keuangan. Kami berharap kolaborasi dengan berbagai pihak termasuk pemerintah dan mitra NGO dapat membangun ekosistem yang lebih kuat lagi untuk kemajuan UMKM di Indonesia,” ujarnya, dikutip Jumat (25/9/2026).

Di Kota Surabaya sendiri, kegiatan program ini turut bersinergi dengan berbagai agenda pemberdayaan wirausaha yang relevan. Salah satunya adalah ‘Inspirational Talks’ yang digelar dalam rangkaian Bursa Wirausaha Unggulan, sebuah acara yang juga diselenggarakan oleh Kementerian UMKM RI. Dengan pendekatan yang melibatkan pemerintah daerah, lembaga keuangan, komunitas, dan akademisi, program ini berupaya memperkuat ketahanan keuangan perempuan pelaku UMKM sekaligus memperluas peluang usaha mereka.

Perwakilan dari Mercy Corps Indonesia menambahkan, “Apresiasi ini menjadi motivasi sekaligus tanggung jawab bagi kami untuk terus memperkuat kolaborasi. Kami percaya pemberdayaan perempuan pelaku usaha mikro hanya akan berdampak luas jika dilakukan bersama-sama—pemerintah, sektor swasta, akademisi, dan komunitas. Ke depan kami akan terus mendorong agar semakin banyak perempuan memiliki kapasitas mengelola keuangan, memanfaatkan digital, dan mengakses pembiayaan secara tepat.” Keberhasilan ini menegaskan kembali signifikansi Kolaborasi Mercy Corps Indonesia-DBS Foundation.

Program ‘Financial Inclusion for Women Entrepreneurs’ tidak hanya berhenti pada pemberian pelatihan semata. Lebih dari itu, program ini juga berfokus pada pembangunan ekosistem belajar yang memungkinkan para peserta untuk saling berbagi pengalaman, memperluas jejaring profesional, dan mendapatkan akses pasar yang lebih luas. Pembelajaran yang diperoleh dari seluruh rangkaian kegiatan di ketiga kota tersebut akan dirangkum dalam sebuah dokumen rekomendasi. Dokumen ini nantinya akan disampaikan kepada Kementerian UMKM sebagai masukan berharga untuk perumusan kebijakan di masa mendatang. Dengan diterimanya apresiasi ini, Mercy Corps Indonesia dan DBS Foundation sekali lagi menegaskan komitmen kuat mereka untuk terus mendukung perempuan pelaku UMKM agar menjadi lebih tangguh secara finansial dan siap untuk mengembangkan usaha mereka secara berkelanjutan. Inilah buah manis dari Kolaborasi Mercy Corps Indonesia-DBS Foundation.

Lebih lanjut, penguatan kapasitas UMKM perempuan melalui literasi keuangan dan digital, serta peningkatan akses pembiayaan, menjadi pilar utama dalam upaya mencapai tujuan pembangunan berkelanjutan. Keberhasilan program ini menunjukkan potensi besar dari kemitraan lintas sektor dalam mengatasi tantangan yang dihadapi UMKM, terutama yang dikelola oleh perempuan. Kolaborasi Mercy Corps Indonesia-DBS Foundation ini menjadi contoh inspiratif bagaimana sinergi antara lembaga non-profit, sektor swasta, dan pemerintah dapat menghasilkan dampak sosial ekonomi yang signifikan dan terukur. Ke depan, diharapkan akan ada lebih banyak lagi inisiatif serupa yang dapat direplikasi dan dikembangkan di berbagai wilayah Indonesia, memperluas jangkauan pemberdayaan dan menciptakan ekosistem bisnis yang lebih inklusif dan berdaya saing.

PARTNER NETWORK
Bangun Media & Aset Digital Lebih Cepat
Domain premium, website berita, optimasi publisher & solusi digital.

Tinggalkan komentar

Related Post