Nusamedia – 27 September 2026 | Jakarta – Di tengah lanskap ekonomi dan pasar yang terus bergerak dinamis pada tahun 2026, nasabah BRI Prioritas dan BRI Private mendapatkan angin segar melalui strategi diversifikasi portofolio yang inovatif. BRI Wealth Management Hadirkan Strategi Diversifikasi Lewat Investasi Syariah, sebuah inisiatif yang digaungkan dalam forum bergengsi Sharia Wealth Forum 2026 bertajuk “Navigating Opportunities Through Sharia Investment” yang diselenggarakan di Shangri-La Hotel, Jakarta, pada 9 September 2026. Acara ini menjadi platform penting untuk membuka wawasan mengenai peluang investasi berbasis syariah yang kian relevan.
Direktur Consumer Banking BRI, Aris Hartanto, menyoroti pentingnya pendekatan investasi yang komprehensif. “Kondisi ekonomi dan pasar terus bergerak dinamis. Bagi investor, situasi seperti ini tentu menghadirkan tantangan, tetapi di saat yang sama juga membuka berbagai peluang,” ujar Aris. Ia menekankan bahwa melihat investasi tidak hanya dari potensi imbal hasil semata, melainkan juga mencakup penataan portofolio yang baik, menjaga likuiditas, dan mengelola risiko sesuai dengan tujuan finansial masing-masing nasabah. Dalam konteks inilah, BRI Wealth Management Hadirkan Strategi Diversifikasi Lewat Investasi Syariah sebagai salah satu alternatif strategis.
Investasi syariah kini tidak lagi hanya menjadi pilihan bagi mereka yang memiliki preferensi murni terhadap produk berbasis syariah. Lebih dari itu, investasi syariah dapat dimanfaatkan sebagai pelengkap portofolio yang ada, memberikan dimensi baru dalam pengelolaan aset. Melalui forum ini, para nasabah berkesempatan mendapatkan pemahaman mendalam mengenai perkembangan pasar modal syariah, prinsip-prinsip dasar investasi syariah, hingga berbagai pilihan produk reksa dana syariah yang tersedia.
Komitmen BRI Wealth Management dalam mendampingi nasabah terlihat jelas melalui layanan advisory yang disediakan. Tim profesional siap membantu nasabah dalam merumuskan pilihan investasi dan strategi pengelolaan aset yang paling sesuai dengan profil risiko, tujuan finansial jangka pendek maupun panjang, serta preferensi pribadi masing-masing. Pendampingan ini krusial untuk memastikan setiap keputusan investasi diambil setelah mempertimbangkan berbagai alternatif secara matang.
Aris Hartanto menambahkan, “Pengelolaan investasi tidak berhenti pada memilih instrumen, tetapi bagaimana setiap keputusan ditempatkan dalam strategi portofolio yang tepat. Kami ingin nasabah memiliki perspektif yang utuh dalam melihat setiap alternatif, termasuk investasi syariah, sebelum menentukan pilihan. Melalui Relationship Manager BRI Prioritas dan BRI Private, kami siap mendampingi nasabah dalam mengevaluasi peluang dan menyusun strategi investasi yang relevan dengan kebutuhan masing-masing.” Pernyataan ini menegaskan bahwa BRI Wealth Management Hadirkan Strategi Diversifikasi Lewat Investasi Syariah dengan dukungan penuh dari para ahli.
CEO Syailendra Capital, Fajar R. Hidajat, turut mengamini pandangan mengenai peluang investasi di masa kini. Ia menilai bahwa dinamika pasar saat ini justru membuka celah baru bagi investor, ditandai dengan valuasi aset yang semakin menarik dan potensi imbal hasil yang lebih kompetitif. “Memasuki paruh kedua 2026, kita melihat lanskap investasi yang semakin kompleks. Kondisi market yang dinamis membuat kita semakin sadar bahwa pengelolaan aset dan wealth management sangat penting. Bukan hanya memaksimalkan return, tetapi juga mengelola risiko,” papar Fajar.
Fajar melanjutkan, “Paruh pertama 2026 memberikan tekanan yang cukup besar. Namun setelah koreksi yang signifikan, kita mulai melihat munculnya peluang baru dari valuasi yang lebih menarik dan imbal hasil yang lebih kompetitif. Karena itu, bagi kami, saat ini adalah waktu yang tepat untuk mengevaluasi kembali portofolio secara lebih objektif.” Perspektif ini semakin memperkuat argumen mengapa BRI Wealth Management Hadirkan Strategi Diversifikasi Lewat Investasi Syariah sebagai respons terhadap kondisi pasar.
Perkembangan BRI Wealth Management menunjukkan tren positif yang mengesankan. Hingga triwulan II 2026, tercatat pertumbuhan jumlah investor baru yang mencapai 280,68%, dengan nilai aset kelolaan (AUM) reksa dana yang turut meningkat sebesar 46,94%. Kehadiran layanan BRI Wealth Management didukung oleh infrastruktur yang memadai, meliputi 43 outlet layanan prima dan 152 Priority Lounge yang tersebar di berbagai penjuru Indonesia, memastikan aksesibilitas dan kenyamanan bagi para nasabah.
Dengan demikian, penawaran BRI Wealth Management Hadirkan Strategi Diversifikasi Lewat Investasi Syariah bukan sekadar tren sesaat, melainkan sebuah langkah strategis yang dirancang untuk memberikan solusi pengelolaan aset yang holistik, adaptif, dan sesuai dengan prinsip syariah di tengah tantangan dan peluang pasar tahun 2026.









Tinggalkan komentar