Vino G. Bastian Ungkap Makna Kolaborasi: Bukan Beban, tapi Pemberdayaan Aktor Berkebutuhan Khusus di Film ‘Tanah Runtuh’

Rosaria

Juni 20, 2026

4
Min Read
Vino G. Bastian Ungkap Makna Kolaborasi: Bukan Beban, tapi Pemberdayaan Aktor Berkebutuhan Khusus di Film 'Tanah Runtuh'
Vino G. Bastian Ungkap Makna Kolaborasi: Bukan Beban, tapi Pemberdayaan Aktor Berkebutuhan Khusus di Film 'Tanah Runtuh'

On This Post

Kolaborasi Bermakna di Layar Lebar

Nusamedia – 20 Juni 2026 | Aktor Vino G. Bastian kembali memukau publik dengan penampilan terbarunya dalam film ‘Tanah Runtuh‘ arahan sutradara legendaris Rudi Soedjarwo. Kali ini, Vino tidak hanya menunjukkan kemampuannya dalam memerankan karakter yang kompleks, tetapi juga terlibat dalam sebuah kolaborasi yang lebih dalam, yaitu Adu Akting dengan Aktor Berkebutuhan Khusus. Vino G. Bastian menegaskan bahwa kehadiran Ridho Khaliq, seorang aktor yang menyandang Down Syndrome, sama sekali bukanlah sebuah beban maupun sarana komersil bagi film tersebut. Justru sebaliknya, kehadiran Ridho memberikan warna dan kedalaman emosional yang tak ternilai bagi keseluruhan cerita.

“Keberadaan Ridho di sini itu sama sekali bukan menjadi beban buat kita semua di film ini. Bahkan maaf banget, Ridho ini bukan menjadi objek komersial di film ini. Sama sekali enggak. Justru film ini tertolong sekali dengan keberadaan Ridho ini,” ujar Vino saat ditemui di kawasan Kuningan, Jakarta Selatan, pada Kamis (18/6/2026). Pernyataan ini menggarisbawahi komitmen tim produksi dan Vino sendiri untuk melihat para aktor berkebutuhan khusus sebagai aset berharga yang memiliki potensi akting luar biasa.

Lebih dari Sekadar Peran: Pemberdayaan dan Inspirasi

Vino G. Bastian lebih lanjut menjelaskan bahwa perannya bersama aktor dewasa lainnya dalam film ‘Tanah Runtuh’ lebih bersifat mendukung kemampuan akting Ridho Khaliq dan Yoan, aktor cilik yang juga berperan penting. Ia menekankan bahwa fokus utama film ini adalah untuk mengangkat kisah dan memberikan ruang bagi para aktor berkebutuhan khusus untuk bersinar. Oleh karena itu, Vino secara tegas meminta agar publik tidak memandang negatif atau memutarbalikkan niat baik tim produksi.

“Jadi jangan diputarbalikkan bahwa keberadaan Ridho ini menjadi senjata komersial buat kita. Enggak, sama sekali kita enggak pernah berpikir seperti itu dari awal, tapi justru keberadaan Ridho ini membuka mata kita bahwa mereka patut diberdayakan dengan sebaik-baiknya,” tegas Vino. Penegasan ini penting untuk memastikan bahwa kisah di balik layar film ‘Tanah Runtuh’ sejalan dengan pesan yang ingin disampaikan: inklusi, pemberdayaan, dan pengakuan terhadap talenta setiap individu, terlepas dari keterbatasan fisik atau mental yang mungkin mereka miliki.

Sinopsis ‘Tanah Runtuh’: Kisah Haru di Tengah Kekacauan

Film ‘Tanah Runtuh’ sendiri berlatar belakang cerita yang kuat, mengangkat isu kerusuhan bernuansa agama yang terjadi di Desa Tanah Runtuh, Poso, Sulawesi Tengah. Kisah ini akan membawa penonton menyelami perjuangan dua bersaudara, Kai (diperankan oleh Yoan) dan Ringgo (diperankan oleh Ridho Khaliq), seorang anak penyandang Down Syndrome. Mereka terpisah dari ibu mereka, Emmy (diperankan oleh Sigi Wimala), di tengah kobaran kekacauan.

Dalam perjalanan pencarian ibu mereka, takdir mempertemukan Kai dan Ringgo dengan Idham (diperankan oleh Vino G. Bastian), seorang anggota polisi yang ditugaskan untuk meredakan konflik di Tanah Runtuh. Karena tidak tega meninggalkan kedua anak tersebut sendirian dalam situasi berbahaya, Idham memutuskan untuk membawa mereka bersamanya dalam menjalankan tugasnya. Dinamika hubungan antara Idham, Kai, dan Ringgo inilah yang menjadi inti emosional film, di mana elemen drama, aksi, dan kisah kemanusiaan akan terjalin erat.

Jadwal Tayang dan Harapan untuk Industri Film

Film ‘Tanah Runtuh’ yang diproduksi oleh Denny Siregar ini dijadwalkan akan segera menghiasi layar bioskop Tanah Air pada tanggal 25 Juni 2026. Kehadiran film ini diharapkan tidak hanya menjadi tontonan berkualitas bagi masyarakat, tetapi juga menjadi tonggak penting dalam industri perfilman Indonesia. Kolaborasi yang diusung, khususnya Adu Akting dengan Aktor Berkebutuhan Khusus, diharapkan dapat membuka lebih banyak pintu bagi para talenta dari berbagai latar belakang untuk berkontribusi di dunia seni peran.

Vino G. Bastian dan seluruh tim produksi ‘Tanah Runtuh’ berupaya keras untuk menyajikan sebuah karya yang tidak hanya menghibur, tetapi juga memberikan pesan moral yang kuat tentang pentingnya empati, penerimaan, dan pemberdayaan. Melalui cerita yang menyentuh dan akting yang otentik, film ini berpotensi besar untuk menginspirasi banyak orang dan mengubah persepsi tentang kemampuan individu berkebutuhan khusus. Pengalaman Adu Akting dengan Aktor Berkebutuhan Khusus ini menjadi bukti nyata bahwa kolaborasi semacam ini dapat menghasilkan karya seni yang luar biasa dan penuh makna, jauh dari kesan beban atau sekadar komersil.

Tinggalkan komentar

Related Post