Nusamedia – 23 Juli 2026 | Artis peran Amanda Manopo baru-baru ini membeberkan pengalaman pahit yang dialaminya. Ia mengaku menjadi korban teror mengerikan hingga diguna-guna oleh mantan karyawannya sendiri. Lebih mengejutkan lagi, terungkap bahwa pelaku yang sama juga diduga telah menggelapkan uang perusahaan senilai Rp3 miliar. Kabar ini semakin memanas dengan pernyataan tegas Amanda Manopo yang menyatakan Amanda Manopo Tutup Pintu Damai, Eks Karyawan Tega Kirim Santet dan Gelapkan Uangnya Rp3 Miliar.
Pengakuan mengejutkan ini disampaikan langsung oleh Amanda Manopo saat mendatangi Polres Metro Jakarta Selatan pada Rabu, 22 Juli 2026, didampingi kuasa hukumnya, Sandy Arifin. Menurut Manda, panggilan akrab Amanda Manopo, tindakan tidak menyenangkan dari mantan karyawannya ini baru tercium setelah ia melakukan pemecatan. Alasan pemecatan tersebut pun cukup mengejutkan, yaitu karena sang karyawan diduga melakukan praktik ilmu hitam.
“Jadi tuh terciumnya (penggelapan) itu setelah saya melakukan pemecatan ya. Pemecatan karena ada tindakan yang tidak menyenangkan sebenarnya. Ini agak lucu sih, itu ketahuannya karena dia mendukunin saya dulu,” ungkap Manda dengan nada prihatin.
Bukti Teror Santet Terekam CCTV
Kejadian mengerikan ini terekam jelas melalui kamera pengawas (CCTV) yang terpasang di kediaman Amanda Manopo. Istri dari Kenny Austin ini membeberkan bahwa mantan karyawannya tersebut tidak hanya sekali melakukan aksi teror. Pelaku diduga menaburi rumahnya dengan tanah kuburan, meracik minuman yang diminumnya dengan doa-doa khusus, bahkan menyalakan dupa di sekitar rumah. Aksi-aksi supranatural ini diduga dilakukan agar Amanda Manopo tidak berjodoh dengan Kenny Austin, suami sahnya.
“Dari CCTV rumah ada bukti-buktinya di mana ternyata dia taruh tanah kuburan di rumah saya, dari minum yang saya minum ternyata itu pun didoa-doain, bahkan kayak apa sih namanya… dupa. Jadi rumah saya didupa-dupain,” jelasnya.
Lebih lanjut, Manda menduga bahwa aksi guna-guna tersebut sudah dilakukan sejak ia menjalin hubungan dengan Kenny Austin. Pelaku diduga memiliki niat untuk memecah belah hubungan mereka berdua.
“Dia melakukan itu karena waktu itu saya memang ada punya hubungan sama suami saya sekarang, dan dia tuh ingin memecahin. Dan waktu itu saya tanya, dia melakukan itu karena memang ada niatan yang ingin memecahkan,” tuturnya.
Ancaman Pembunuhan dan Penolakan Berdamai
Selain ancaman mistis, Amanda Manopo juga mengaku sempat menerima ancaman pembunuhan dari mantan karyawannya tersebut. Namun, teror tersebut dikabarkan berhenti setelah Amanda dan Kenny Austin memutuskan untuk melaporkan kejadian ini ke pihak berwajib.
“Ada ancaman ingin membunuh, mendatangi, dan segala macam. Itu berhenti ketika pertama kali kita datang ke sini. Dia mungkin takut kali ya,” kata Manda.
Menyikapi segala perbuatan yang telah dilakukan, Amanda Manopo dengan tegas menutup pintu damai. Ia menyatakan tidak akan memberikan maaf kepada pelaku yang tidak hanya melakukan teror mistis, tetapi juga diduga menggelapkan dana perusahaan hingga miliaran rupiah. Keputusan ini diambil karena pelaku dianggap tidak menunjukkan itikad baik untuk meminta maaf.
“Tidak ada kata maaf lagi sekarang. Dan dia nggak ada iktikad baik selama buat ketemu lagi minta maaf. Kalau ada iktikad baik dari beliau pun saya sudah tidak mau,” tegasnya. Manda menambahkan, “Capek jadi orang baik ah.” Penegasan Amanda Manopo Tutup Pintu Damai ini menunjukkan keseriusannya dalam menempuh jalur hukum.
Amanda Manopo menyambangi Polres Metro Jakarta Selatan bersama kuasa hukumnya, Sandy Arifin, untuk melaporkan secara resmi mantan karyawannya terkait kasus penggelapan dana perusahaan. Dalam proses pelaporan tersebut, Manda turut membawa sejumlah bukti kuat, termasuk hasil audit laporan keuangan perusahaan dan kesaksian dari beberapa orang yang mengetahui peristiwa tersebut. Kejadian ini menjadi pengingat bahwa di balik gemerlap dunia hiburan, para figur publik juga dapat menghadapi tantangan dan ancaman yang tidak terduga. Kasus Amanda Manopo Tutup Pintu Damai, Eks Karyawan Tega Kirim Santet dan Gelapkan Uangnya Rp3 Miliar ini diharapkan dapat menjadi pelajaran bagi semua pihak.









Tinggalkan komentar