Nusamedia – 16 Juli 2026 | Pertama kali beradegan intim, Randy Martin blak-blakan sempat tegang hadapi Cinta Laura dalam proyek series terbaru kolaborasi Hitmaker Studios dan WeTV Indonesia bertajuk ‘Sleeping with the Enemy’. Pertemuan akting perdana antara Cinta Laura dan Randy Martin ini diprediksi akan menyajikan chemistry yang memukau bagi para penonton.
Dalam series ini, Cinta Laura didapuk memerankan karakter Aruna, seorang gadis yang rela melakukan penyamaran demi membalaskan dendamnya kepada Revan, yang diperankan oleh Anthony Xie. Namun, kisahnya menjadi rumit ketika Aruna terjebak dalam cinta segitiga dengan kehadiran Adrian, yang diperankan oleh Randy Martin.
Tantangan Baru bagi Cinta Laura dan Randy Martin
Cinta Laura mengungkapkan bahwa peran ganda yang ia emban dalam series ini merupakan sebuah tantangan baru sekaligus menjadi pengalaman pertamanya bekerja sama dengan sutradara kawakan, Rizal Mantovani. “I’m so happy be a part of this project. Pertama karena produsernya adalah Rocky Soraya, teman baik yang aku sangat percaya dan luar biasa bisa diajak diskusi. Pertama kali juga bekerja sama dengan Pak Rizal Mantovani, I’ve always wanted to work with you,” ujar Cinta Laura saat ditemui di kawasan Cikini, Jakarta Pusat, Rabu (15/7/2026).
Sementara itu, Randy Martin, yang memerankan sosok Adrian, mengakui bahwa genre romansa yang menyertakan adegan panas menjadi pengalaman yang benar-benar baru baginya. Lebih lanjut, series ini juga menandai kolaborasi pertamanya dengan Cinta Laura. Randy Martin secara terbuka mengakui bahwa ia sempat merasakan ketegangan saat harus menjalani adegan intim dengan Cinta Laura. Beruntung, keduanya sudah saling mengenal sebelumnya, sehingga proses membangun kedekatan tidak memakan banyak waktu.
“Ada banyak scene-scene baru sih ya memang saya baru lakukan di series ini gitu. Jadi ada moment sama Cinta tuh, ‘sebentar-sebentar sebentar… Gue nervous nih, gue atur napas dulu bentar ya, oke, oke, oke… Oke i’m back, let’s go’ gitu. Karena memang lebih ke ini aja sih. Karena mungkin nervous,” tutur Randy Martin, menggambarkan momen kecanggungannya saat harus melakukan adegan intim pertama kali.
Janji Sajian Segar dari Rizal Mantovani
Di sisi lain, sutradara Rizal Mantovani menjanjikan sebuah sajian yang segar dan berbeda dari pakem drama konvensional melalui serial ‘Sleeping with the Enemy’ ini. “Sebuah cerita yang seru, penuh intrik, dan penuh layer. Saya merasa sangat beruntung dengan seluruh jajaran cast kali ini, karena mereka sangat bisa menjiwai karakter-karakternya,” jelas Rizal.
Harapan WeTV Indonesia dan Cerita ‘Sleeping with the Enemy’
Executive Producer dan Country Head WeTV Indonesia, Febriamy Hutapea, menyampaikan harapannya agar series ‘Sleeping with the Enemy’ dapat diterima dengan baik oleh para penonton setia. “Kami sangat excited dengan WeTV Original Sleeping with the Enemy. Ini merupakan title baru yang sedang dikerjakan bersama Hitmaker Studios. Kami meminta dukungan dari semua pihak agar proses syuting berjalan dengan baik,” ujar Febri.
‘Sleeping with the Enemy’ sendiri mengisahkan perjalanan Aruna Wirawan yang dijebak oleh keluarga Sastranegara atas kejahatan yang tidak pernah ia lakukan di usianya yang ke-17 tahun. Kehidupan Aruna berubah drastis setelah ia memutuskan untuk mengubah identitasnya dan menikahi Revan Sastranegara sebagai bagian dari misi balas dendamnya. Namun, rencana balas dendamnya mulai goyah ketika ia jatuh cinta pada Adrian, yang merupakan ipar dari Revan.
Dihadapkan pada pilihan antara kebohongan dan kebenaran, Aruna harus menentukan nasibnya: menuntaskan dendamnya atau kehilangan jati dirinya sendiri. Series yang dibintangi oleh Cinta Laura dan Randy Martin ini akan menyajikan 10 episode eksklusif dan dapat disaksikan hanya di WeTV Indonesia.
Pengalaman Randy Martin yang terus terang mengenai ketegangannya saat adegan intim pertama kali dengan Cinta Laura ini menambah daftar sisi menarik dari serial ‘Sleeping with the Enemy’. Penonton akan diajak untuk menyaksikan bagaimana para aktor mampu menghidupkan karakter dan dinamika cerita yang kompleks, termasuk momen-momen canggung yang justru bisa menambah kedalaman emosi dalam adegan intim.









Tinggalkan komentar