Nusamedia – 17 Juli 2026 | Musisi kondang Reza Arap mencuri perhatian publik dengan pengakuannya yang cukup mengejutkan. Sempat depresi ditinggal Lula Lahfah, Reza Arap akui berat badan turun hingga 10 kilogram. Penurunan berat badan yang drastis ini diungkapkan langsung oleh Reza Arap, yang kini menjalani perubahan pola hidup signifikan demi menjaga kebugaran tubuhnya.
Dalam sebuah kesempatan saat ditemui di kawasan Kebon Sirih, Jakarta Pusat, pada Kamis (16/7/2026), Reza Arap menceritakan rutinitas barunya. “Belakangan lagi lari Kak. Lari dari kenyataan. Wow. Nggak, nggak. Belakangan lagi lari, lagi iseng-iseng aja sih. Tapi ternyata itu ngebantu sih, nggak tahu, kurusan,” ujarnya dengan nada bercanda namun tersirat makna mendalam.
Rutinitas olahraga lari yang ia jalani ternyata memberikan dampak nyata pada fisiknya. Berat badannya yang semula 68 kilogram kini menyusut menjadi 58 kilogram, sebuah penurunan yang cukup signifikan. Ketika ditanya apakah penurunan berat badan ini berkaitan dengan kondisi emosional, Reza Arap tidak menampik kemungkinan tersebut. “10 kilo (turun). (Berat sekarang) 58 dari 68. Itu termasuk depresi ya? Gabungan, gabungan,” akunya.
Pengakuan ini mengindikasikan bahwa di balik kesibukannya dan penampilan luarnya, Reza Arap tengah berjuang menghadapi masa sulit. Kepergian sang kekasih, Lula Lahfah, yang meninggal dunia pada 23 Januari 2026 di sebuah apartemen di kawasan Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, tampaknya meninggalkan luka mendalam. Kasus kematian Lula Lahfah sempat menyita perhatian publik dan ditangani oleh pihak kepolisian sebelum akhirnya dihentikan.
Selain giat berolahraga, personel grup musik Weird Genius ini juga menerapkan pola makan sehat. Ia mulai mengonsumsi makanan-makanan yang sebelumnya tidak pernah ia sentuh. “Makan sehat lagi sih. Makan yang nggak pernah saya makan dulu, dan ternyata itu ngebantu banget,” ungkapnya, menunjukkan keseriusannya dalam proses pemulihan diri.
Reza Arap menegaskan bahwa saat ini ia sedang dalam proses penerimaan terhadap segala kondisi dan takdir yang menimpanya. “Lagi proses, lagi proses. Proses penerimaan,” pungkasnya. Sikap terbuka Reza Arap mengenai perjuangannya menghadapi depresi dan perubahan fisik ini diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi banyak orang yang mungkin mengalami hal serupa. Pengakuan sempat depresi ditinggal Lula Lahfah, Reza Arap akui berat badan turun hingga 10 kilogram ini menjadi pengingat bahwa di balik ketenaran, para figur publik juga manusia yang memiliki perasaan dan kerapuhan.
Perjuangan Reza Arap dalam menghadapi kehilangan dan menjaga kesehatan mentalnya patut diapresiasi. Keputusannya untuk fokus pada olahraga dan pola makan sehat, sembari berproses menerima kenyataan, menunjukkan kekuatan dan ketahanan diri. Kisah ini kembali menyoroti pentingnya kesadaran akan kesehatan mental dan dukungan bagi individu yang sedang berjuang. Pengalaman sempat depresi ditinggal Lula Lahfah, Reza Arap akui berat badan turun hingga 10 kilogram menjadi bukti nyata bahwa proses penyembuhan membutuhkan waktu dan usaha.
Kesehatan mental adalah aspek krusial dalam kehidupan setiap individu, tak terkecuali para tokoh publik. Reza Arap, dengan keterbukaannya, telah membuka percakapan tentang pentingnya menjaga keseimbangan antara kehidupan pribadi dan profesional, serta bagaimana peristiwa traumatis dapat memengaruhi kesehatan fisik dan mental. Ia sedang berupaya keras untuk bangkit kembali dari keterpurukan.









Tinggalkan komentar