Reza Arap Tak Gentar Dihujat Netizen Soal Bangku Kosong dan Bunga Matahari: ‘Saya Nggak Peduli!’

Rosaria

Agustus 15, 2026

3
Min Read
Reza Arap Tak Gentar Dihujat Netizen Soal Bangku Kosong dan Bunga Matahari: 'Saya Nggak Peduli!'
Reza Arap Tak Gentar Dihujat Netizen Soal Bangku Kosong dan Bunga Matahari: 'Saya Nggak Peduli!'

On This Post

Nusamedia – 15 Agustus 2026 | YouTuber kondang Reza Oktovian, yang akrab disapa Reza Arap, akhirnya angkat bicara menanggapi gelombang kritik dan sindiran pahit yang dialamatkan kepadanya terkait penggunaan bangku kosong dan bunga matahari untuk mengenang mendiang kekasihnya, Lula Lahfah. Dengan tegas, Arap menyatakan bahwa ia sama sekali tidak peduli dengan segala bentuk hujatan yang dilontarkan oleh para netizen. Ia menegaskan komitmennya untuk tetap merayakan sosok Lula Lahfah, yang memiliki peran penting dalam film debutnya, “Harusnya Horror“.

Reza Arap menjelaskan bahwa isu mengenai bunga matahari dan bangku kosong ini mulai mencuat saat dirinya melakukan serangkaian promosi untuk film “Harusnya Horror”. Dalam salah satu sesi nonton bareng film tersebut, Arap memang menyisihkan satu tempat khusus untuk almarhumah Lula Lahfah. Momen inilah yang kemudian menjadi sasaran empuk bagi sebagian netizen untuk melontarkan komentar negatif.

“Waktu itu sempet waktu di Harusnya Horror nonton duluan, itu sempet aku kasih satu spot gitu khusus gitu untuk almarhumah beliau (Lula Lahfah). Dan itu sempet bukan diejek, tapi dihujat gitu,” ujar Reza Arap saat ditemui di kawasan Kuningan, Jakarta Selatan, pada Kamis (13/8/2026). Pernyataan ini memperjelas bahwa apa yang ia lakukan murni sebagai bentuk penghormatan, namun justru menuai reaksi yang tidak menyenangkan.

Meski demikian, Arap menegaskan bahwa hujatan tersebut tidak sedikit pun menggoyahkan pendiriannya. Ia berjanji akan terus merayakan Lula Lahfah melalui film “Harusnya Horror” karena baginya, Lula adalah bagian tak terpisahkan dari karya tersebut. “Dan I swear to God, saya tidak peduli, saya akan tetap merayakan Lula, karena ini legacy dia juga di film ini. Itu aja,” tegasnya dengan nada mantap.

Lebih lanjut, personel grup musik Weird Genius ini juga menekankan bahwa nama Lula Lahfah akan terus digaungkan dan menjadi bagian integral dari promosi film “Harusnya Horror”. Hal ini bukan tanpa alasan, mengingat Lula Lahfah sendiri secara pribadi turut berperan sebagai salah satu pemeran utama dalam film tersebut. Kehadirannya di layar lebar adalah sebuah fakta yang tidak bisa diabaikan begitu saja.

“Harusnya kalau nggak disebut pun kayaknya terlalu bias ya kalau misalnya gua bilang atau menganggap dia tidak ada gitu, karena kan memang ada dia sebagai salah satu pemeran utama gitu,” jelas Arap, menyoroti betapa pentingnya pengakuan atas kontribusi Lula dalam film.

Namun di sisi lain, Reza Arap juga sangat berhati-hati agar tidak terkesan menjadikan mendiang Lula Lahfah sebagai alat promosi semata demi mendongkrak popularitas film “Harusnya Horror”. Ia dan seluruh tim produksi film tersebut sejak awal telah sepakat untuk tidak menjadikan kepergian Lula sebagai sebuah gimmick atau strategi pemasaran. Hal ini penting untuk menjaga marwah dan rasa hormat kepada almarhumah.

“Jadi bingung juga sama orang-orang yang mikir jadiin ini buat sorry ya… gimmick, jualan. Justru aku pribadi itu bisa ditanya bahkan call sheet-nya, day-nya semua masih ada di handphone kalau tidak ada meng-glorifikasi kepergian almarhumah untuk keperluan promo,” pungkasnya, sembari memberikan bukti bahwa semua dokumentasi terkait keterlibatan Lula masih tersimpan rapi.

Film “Harusnya Horror” sendiri dijadwalkan akan tayang serempak di seluruh bioskop Indonesia mulai tanggal 20 Agustus 2026. Film ini diharapkan tidak hanya menghibur penonton, tetapi juga menjadi pengingat akan karya dan kehadiran Lula Lahfah di dunia perfilman Indonesia.

Tinggalkan komentar

Related Post