Pengalaman Mengerikan di Balik Layar Film Horor Terbaru
Nusamedia – 02 September 2026 | JAKARTA – Kehidupan di balik layar sebuah film horor seringkali menyimpan cerita tak terduga. Kali ini, aktris muda berbakat Carissa Perusset blak-blakan mengungkap pengalaman traumatis yang dialaminya selama proses syuting film horor terbaru, Suanggi: Ilmu Kutukan. Pengakuan ini sontak mengejutkan banyak pihak, terutama ketika diketahui bahwa sumber utama traumanya adalah rekan mainnya sendiri, Pangeran Lantang. Ya, main film Suanggi, ini yang membuat Carissa Perusset trauma dengan Pangeran Lantang.
Dalam film yang disutradarai oleh Dom Dharmo ini, Carissa Perusset memerankan karakter bernama Gia. Perjalanan Gia dalam film ini penuh dengan cobaan ketika ia harus menghadapi kekasihnya yang toksik, Beni, yang diperankan oleh Pangeran Lantang. Cerita berlanjut ketika Beni, yang terlilit utang, nekat membawa Gia ke sebuah pelosok terpencil di Papua. Kepergian mereka ke daerah yang penuh misteri inilah yang akhirnya menimbulkan trauma mendalam bagi Carissa, sekaligus membawanya berhadapan langsung dengan teror mengerikan dari makhluk Suanggi.
Carissa mengakui bahwa pengalaman tersebut meninggalkan bekas luka emosional yang cukup dalam. “Kayaknya nggak usah ketemu Beni kali ya? Sialnya sampai, ya kalian lihat sendiri kan? Parah banget Beni, ngajak pacarnya ke Papua. Trauma bonding ini,” ujar Carissa saat ditemui di kawasan Kuningan, Jakarta Selatan, pada Senin (31/8/2026). Pernyataannya ini mempertegas betapa kuatnya dampak karakter Beni yang diperankan Pangeran Lantang dalam menciptakan suasana mencekam dan meninggalkan trauma.
Pangeran Lantang Akui Karakter Beni Pemicu Kekacauan
Menanggapi pengakuan Carissa, Pangeran Lantang membenarkan bahwa karakternya, Beni, memang menjadi sentral dari berbagai masalah yang terjadi dalam film. Ia menjelaskan bahwa Beni digambarkan sebagai sosok yang terdesak oleh utang. Demi menutupi jeratan finansialnya, Beni berencana mencuri harta tersembunyi milik ibu angkatnya, Mama Lin (diperankan oleh Dayu Wijayanto), yang saat itu sedang dalam kondisi sakit keras.
“Kayaknya… penyebab dari kekacauan,” ungkap Pangeran Lantang singkat, menyiratkan bahwa tindakannya dalam cerita menjadi awal mula dari semua kejadian buruk yang menimpa Gia dan warga di Pulau Kladum.
Mengangkat Warisan Budaya Papua Menjadi Sinema Modern
Di sisi lain, sutradara Dom Dharmo mengungkapkan alasan di balik pemilihan kisah Suanggi sebagai tema film. Ia menyoroti kekayaan budaya lisan yang dimiliki Indonesia, khususnya di wilayah Timur seperti Papua, Sulawesi, Maluku, NTT, dan NTB. Menurutnya, cerita Suanggi memiliki nuansa yang berbeda di setiap daerah, mulai dari penggambaran sosoknya sebagai nenek atau kakek tua, ciri fisik seperti mata merah, hingga manifestasi dalam bentuk bola api.
“Indonesia memiliki kekayaan cerita rakyat yang luar biasa dan layak mendapat ruang lebih luas di industri kreatif. Kami menelusuri dalam tentang Suanggi dan mencoba memadukan bagaimana budaya Indonesia Timur ini punya nilai universal yang dapat dinikmati siapa saja se-Nusantara karena film ini juga bicara tentang keluarga, kepercayaan, ketakutan, dan perjuangan manusia,” jelas Dom Dharmo.
Suanggi: Ilmu Kutukan sendiri merupakan film horor Indonesia yang lahir dari inspirasi warisan budaya lisan masyarakat Indonesia Timur. Film ini mencoba memadukan unsur horor yang mencekam, drama yang menyentuh, serta kekayaan budaya Nusantara. Pendekatan sinematik yang modern digunakan untuk menghadirkan kisah yang tidak hanya menegangkan, tetapi juga mengajak penonton untuk lebih mengenal salah satu kekayaan folklor Indonesia.
Sinopsis Singkat dan Daftar Pemain
Film ini berkisah tentang Beni (Pangeran Lantang) yang terperangkap dalam utang ratusan juta rupiah. Ia memutuskan untuk kembali ke kampung halamannya di Pulau Kladum bersama kekasihnya, Gia (Carissa Perusset). Alasan kepulangan mereka adalah untuk menjenguk ibu angkat Beni, Mama Lin (Dayu Wijanto), yang sedang sakit parah. Namun, motif sebenarnya jauh dari niat baik; Beni berencana mencuri harta keluarga untuk melunasi utangnya.
Sepulang setelah 13 tahun pergi, Beni justru dihantui oleh kekuatan gaib yang dikirim oleh Aroba (Iwa K), seorang Suanggi. Serangan berupa lalat mulai meneror keluarga Mama Lin dan seluruh warga Pulau Kladum, sekaligus mengungkap rahasia kelam yang selama ini disembunyikan oleh Beni. Pengalaman ini kembali menegaskan bahwa main film Suanggi, ini yang membuat Carissa Perusset trauma dengan Pangeran Lantang.
Selain penampilan memukau dari Carissa Perusset dan Pangeran Lantang, film Suanggi: Ilmu Kutukan juga didukung oleh jajaran aktor dan aktris ternama lainnya, termasuk Iwa K, John Yewen, Dayu Wijanto, Endhita, Stany Imbiry, Euginia Y., Atina Akinoref, Keanu Azka, Ian Williams, Obi Mesakh, Alm. Pace Cello, Douglas Krump, Arnold Kobagau, dan Hendra Louis “Botak Bicara”. Film ini dijadwalkan akan tayang di bioskop mulai tanggal 10 September 2026, siap menghantui para penonton dengan kisah main film Suanggi, ini yang membuat Carissa Perusset trauma dengan Pangeran Lantang yang penuh misteri dan kengerian.









Tinggalkan komentar