Dari Bank Neo Hingga Gojek, Perunggu Buka Suara Soal Akun LinkedIn yang Bikin Heboh!

Rosaria

Juli 4, 2026

3
Min Read
Dari Bank Neo Hingga Gojek, Perunggu Buka Suara Soal Akun LinkedIn yang Bikin Heboh!
Dari Bank Neo Hingga Gojek, Perunggu Buka Suara Soal Akun LinkedIn yang Bikin Heboh!

On This Post

Nusamedia – 04 Juli 2026 | Grup band Perunggu belakangan ini menjadi perbincangan hangat di jagat maya. Bukan karena karya musik terbarunya, melainkan karena akun LinkedIn viral dan jadi sorotan publik. Latar belakang pendidikan dan pekerjaan para personelnya yang mentereng justru menarik perhatian lebih dari sekadar dunia permusikan. Vokalis sekaligus gitaris Perunggu, Maulana Ibrahim atau yang akrab disapa Maul, mengaku sempat terkejut dan bingung dengan ramainya pembicaraan publik yang fokus pada masa lalu karier mereka.

“Jadi biasanya kan lagu, penampilan, jadi kayak ini baru pertama kali kami mengalami kondisi bahwa ‘oh ini yang lagi diomongin latar belakang kami’. Jadi kayak, ‘hah kok gini?’ gitu. Ya ada bingungnya, ada… ya bingungnya lebih kepada ‘kenapa ya?’ gitu,” ujar Maul saat ditemui di kawasan Cilandak, Jakarta Selatan, belum lama ini. Ia menambahkan bahwa sebagai musisi, ia tidak terbiasa menjadi pusat perhatian karena hal di luar karya seni mereka.

Drummer Perunggu, Ildo Hasman, turut menimpali kebingungan rekannya. “LinkedIn orang banyak yang jauh lebih bagus, lebih keren, lebih mentereng,” katanya. Ildo menjelaskan bahwa keputusan para personel Perunggu untuk meninggalkan karier profesional mereka sebagai pegawai kantoran bukanlah hal yang mudah. Pasalnya, mereka telah meniti karier tersebut dalam kurun waktu yang tidak sebentar.

Prioritas Keluarga Menjadi Alasan Utama

Keputusan untuk banting setir menjadi musisi sepenuhnya, menurut Ildo, diambil setelah menyadari bahwa prioritas masing-masing personel mulai tergerus, terutama dalam hal keluarga. Mereka akhirnya sepakat untuk fokus menjadi musisi yang menawarkan fleksibilitas waktu lebih besar. “Pekerjaan kantor yang kami lepas dong, keluarga kan tetap nomor satu dong nggak mungkin kami lepas gitu lah. Ya pasti dengan segala pertimbangan akhirnya kami milih yang dikorbankan adalah pekerjaan kantornya gitu,” tutur Ildo.

Ildo menekankan bahwa keputusan besar ini tidak diambil secara gegabah. “Dan itu bukan keputusan yang kami ambil dengan singkat atau gegabah gitu. Jadi dengan restu tentunya, dengan penuh pertimbangan. Dan kami nge-band 2019 baru berani resign 2025 jadi 6 tahun tuh mikirnya,” ungkapnya, menunjukkan betapa matangnya pertimbangan di balik langkah mereka.

Dampak Viral Akun LinkedIn Perunggu

Meskipun akun LinkedIn viral dan jadi sorotan ini menimbulkan kehebohan, Perunggu mengaku tidak merasakan dampak negatif yang berarti. Mereka justru melihatnya sebagai bagian dari perjalanan hidup yang unik. “Yang dibicarakan juga hal yang bukan hal yang negatif jadi kami nggak ambil pusing lah gitu. Kecuali yang ada fitnah atau apa gitu mungkin baru kami bakal meluruskan, tapi kalau ini kan ‘oh ya sudah emang begitu kan’,” tegas Maul.

Viralnya latar belakang para personel Perunggu memang cukup mengejutkan. Maul sendiri tercatat pernah menduduki posisi penting di dunia perbankan, seperti Head of Product User Platform Payment, Funding & Wealth Management di PT Bank Neo Commerce Tbk (Neobank) dan Lead Product Quality di Bank Saqu. Sementara itu, Adam Adenan, gitaris Perunggu, memiliki rekam jejak sebagai auditor di PricewaterhouseCoopers (PwC) dan Corporate Manager di Movus Technologies. Tak ketinggalan, Ildo Hasman sang drummer, pernah menjabat sebagai Product Manager di Gojek sebelum akhirnya menjadi Chief Product Officer (CPO) di OVO.

Kisah para personel Perunggu ini menjadi bukti bahwa di balik panggung musik, terdapat perjalanan karier yang beragam dan penuh warna. Akun LinkedIn viral dan jadi sorotan ini justru membuka perspektif baru tentang bagaimana para musisi ini memilih jalan hidup mereka, mengutamakan passion dan waktu bersama keluarga di atas kesuksesan karier korporat yang telah mereka raih. Fenomena akun LinkedIn viral dan jadi sorotan ini membuktikan bahwa latar belakang seseorang bisa menjadi cerita menarik yang tak kalah penting dari karya yang mereka ciptakan.

Tinggalkan komentar

Related Post