Heboh! Pegawai Koperasi Desa Bakal Digembleng Militer, Ini Alasan Mengejutkan Kemenhan!

Rosaria

Juni 21, 2026

3
Min Read
Heboh! Pegawai Koperasi Desa Bakal Digembleng Militer, Ini Alasan Mengejutkan Kemenhan!
Heboh! Pegawai Koperasi Desa Bakal Digembleng Militer, Ini Alasan Mengejutkan Kemenhan!

On This Post

Kemenhan Gembleng Ratusan Ribu Calon Pengelola Koperasi dengan Latihan Militer

Nusamedia – 21 Juni 2026 | Publik belakangan ini dihebohkan dengan kabar mengenai calon pengelola Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDMP) dan Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP) yang akan mengikuti pelatihan militer. Lantas, apa gunanya Pegawai Kopdes Disuruh Latih Militer Bareng Tentara? Kementerian Pertahanan (Kemhan) angkat bicara dan menjelaskan alasan di balik program tak lazim ini. Menurut Kepala Biro Informasi Pertahanan Sekretariat Jenderal Kemhan, Brigjen TNI Rico Ricardo Sirait, pelatihan dasar militer (latsarmil) Komponen Cadangan (Komcad) ini sengaja dirancang untuk membentuk etos kerja yang kuat pada para calon pengelola tersebut.

Membangun Karakter dan Kapasitas Pengelola

Brigjen TNI Rico Ricardo Sirait memaparkan bahwa melalui latsarmil Komcad, para peserta akan dibekali dengan berbagai ilmu dan nilai-nilai esensial. “Melalui latsarmil Komcad, peserta dibekali ilmu dan nilai-nilai disiplin, kepemimpinan, kerja sama tim, integritas, semangat pengabdian,” ungkapnya pada Kamis (18/6/2026). Pelatihan ini merupakan salah satu syarat mutlak yang harus dipenuhi sebelum para peserta dapat menjalankan tugas mereka di KDMP dan KNMP. Tujuannya jelas, yakni untuk meningkatkan kualitas dan kapasitas para pengelola dalam melayani masyarakat.

Program pelatihan ini diikuti oleh total 35.476 orang. Angka tersebut terdiri dari 30.000 calon pengelola KDMP dan 5.476 calon pengelola KNMP. Seluruh peserta akan menjalani pelatihan Komcad selama 45 hari di 67 satuan TNI yang tersebar di seluruh penjuru Indonesia. Rinciannya, 30 hari akan difokuskan pada pelatihan kedisiplinan, sementara 15 hari sisanya akan diisi dengan pelatihan manajerial. Dengan demikian, pertanyaan mengenai Pegawai Kopdes Disuruh Latih Militer Bareng Tentara, Apa Gunanya? terjawab sudah; ini adalah upaya pembentukan karakter dan peningkatan kompetensi.

Harapan Kemhan: Peningkatan Pelayanan Publik

Rico menambahkan, Kemhan berharap melalui pelatihan ini, disiplin, semangat pengabdian, serta kapasitas para pengelola KDMP dan KNMP dapat meningkat secara signifikan. “Pelatihan tersebut diharapkan dapat meningkatkan disiplin, semangat pengabdian, serta kapasitas para pengelola sehingga mampu menjalankan tugas secara optimal dalam mendukung pelayanan kepada masyarakat,” jelasnya.

Lebih lanjut, Kemhan memandang pelatihan militer ini sebagai investasi jangka panjang untuk memastikan keberlangsungan dan efektivitas operasional KDMP dan KNMP. Dengan bekal kedisiplinan ala militer, para pengelola diharapkan mampu bekerja secara terstruktur, bertanggung jawab, dan memiliki integritas tinggi dalam mengelola aset desa dan nelayan. Ini juga menegaskan kembali bahwa pertanyaan Pegawai Kopdes Disuruh Latih Militer Bareng Tentara, Apa Gunanya? berakar pada upaya peningkatan kualitas sumber daya manusia demi pelayanan publik yang lebih baik.

Program ini juga membuka spektrum baru mengenai sinergi antara lembaga pertahanan negara dengan program pemberdayaan ekonomi kerakyatan. Keterlibatan TNI dalam memberikan pelatihan dasar militer kepada sipil, khususnya yang akan mengelola koperasi, menunjukkan adanya pandangan strategis dari Kemhan untuk menanamkan nilai-nilai kedisiplinan dan tanggung jawab yang kuat sejak dini. Diharapkan, lulusan pelatihan ini tidak hanya cakap dalam mengelola koperasi, tetapi juga memiliki jiwa pengabdian yang tinggi kepada masyarakat.

Pengelolaan Koperasi Desa dan Kampung Nelayan yang nantinya akan ditangani oleh para peserta pelatihan ini diharapkan dapat berjalan lebih profesional dan akuntabel. Dengan adanya latar belakang pelatihan militer, para pengelola diharapkan mampu menghadapi berbagai tantangan dalam operasionalnya dengan kepala dingin dan solusi yang tepat. Sekali lagi, menjawab keraguan publik mengenai Pegawai Kopdes Disuruh Latih Militer Bareng Tentara, Apa Gunanya?, jawabannya adalah untuk menciptakan garda terdepan pelayanan masyarakat yang disiplin, berintegritas, dan berkapasitas.

Pelatihan ini juga mencakup aspek-aspek kepemimpinan dan kerja sama tim. Kemhan menyadari bahwa pengelolaan koperasi membutuhkan kemampuan untuk memimpin dan bekerja sama dengan berbagai pihak. Latihan militer yang identik dengan struktur komando dan kerja sama erat antaranggota diharapkan dapat menanamkan nilai-nilai tersebut secara mendalam. Dengan demikian, para pengelola tidak hanya mampu menjalankan tugas administratif, tetapi juga mampu memimpin dan menginspirasi anggotanya.

Tinggalkan komentar

Related Post