Terobosan Baru! Mobil Klinik Hewan Keliling Jakarta Tuai Pujian, Apa Saja Layanan Unggulannya?

Rosaria

Juli 11, 2026

5
Min Read
Terobosan Baru! Mobil Klinik Hewan Keliling Jakarta Tuai Pujian, Apa Saja Layanan Unggulannya?
Terobosan Baru! Mobil Klinik Hewan Keliling Jakarta Tuai Pujian, Apa Saja Layanan Unggulannya?

On This Post

Nusamedia – 11 Juli 2026 | JakartaProgram Mobil Klinik Hewan Keliling di Jakarta Diapresiasi oleh berbagai pihak, menandai langkah maju signifikan dalam pelayanan kesehatan hewan di ibu kota. Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung Wibowo, secara langsung meninjau operasional layanan inovatif ini di Ruang Publik Terpadu Ramah Anak (RPTRA) Mustika, Jalan Kerja Bakti, Kelurahan Kramat Jati, Jakarta Timur, pada Jumat (10/7). Peluncuran lima unit mobil klinik yang tersebar di lima kota administrasi ini merupakan wujud nyata komitmen Pemprov DKI Jakarta dalam memperluas akses pelayanan kesehatan hewan bagi seluruh lapisan masyarakat.

Setiap unit Mobil Klinik Hewan Keliling dilengkapi dengan tim dokter hewan profesional dan peralatan medis modern. Layanan yang ditawarkan sangat komprehensif, mencakup pemeriksaan kesehatan rutin, diagnosis dan pengobatan untuk berbagai jenis hewan seperti kucing, anjing, kambing, hingga sapi. Lebih lanjut, mobil klinik ini juga siap melayani tindakan operasi kecil, sterilisasi, hingga pemeriksaan ultrasonografi (USG), menjadikannya solusi kesehatan hewan yang terintegrasi dan mudah dijangkau.

Pramono Anung menekankan pentingnya program ini dalam mempertahankan status Jakarta sebagai kota bebas rabies. “Jakarta sebagai kota yang bebas rabies tentunya harus terus kita dukung, kita pertahankan, dan kita rawat. Karena itu, keberadaan Mobil Klinik Hewan Keliling ini saya yakini menjadi modal sosial yang sangat baik bagi Jakarta untuk mempertahankan status sebagai kota bebas rabies sekaligus mendukung Jakarta sebagai kota global, kota pusat perekonomian, dan ibu kota negara,” ujarnya.

Lebih ambisius lagi, Pemprov DKI Jakarta menargetkan 23 ribu hewan menjalani sterilisasi pada tahun 2026. “Ini merupakan sebuah terobosan baru, mungkin pertama kali ada di Indonesia, dimulai dari Jakarta, karena kami ingin Jakarta menjadi kota yang ramah hewan, apa pun jenis hewannya,” tambah Pramono, seraya mengajak masyarakat untuk aktif memanfaatkan fasilitas ini sebagai bagian dari upaya mewujudkan Jakarta yang ramah terhadap hewan.

Optimalisasi Layanan dan Aksesibilitas

Kepala Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan dan Pertanian (KPKP) DKI Jakarta, Hasudungan A Sidabalok, memastikan pihaknya akan mengoptimalkan operasional Mobil Klinik Hewan Keliling dengan mengerahkan tenaga medis veteriner yang sangat kompeten. Mobil ini dijadwalkan beroperasi selama enam hari dalam seminggu, mulai dari Senin hingga Sabtu. “Untuk titik lokasinya akan kami umumkan di media sosial kami, sehingga masyarakat bisa langsung datang,” jelas Hasudungan.

Menariknya, Dinas KPKP juga membuka peluang pemberian tarif khusus atau subsidi bagi kelompok masyarakat tertentu. “Nanti akan ada subsidi untuk pemegang-pemegang Kartu Jakarta Pintar atau yang lain. Nah, itu baru nanti kita akan pikirkan ke depannya. Jadi mudah-mudahan nanti semua lapisan masyarakat bisa menikmati,” ungkapnya. Skema subsidi ini masih dalam tahap pengkajian mengingat program ini baru saja diluncurkan. Evaluasi berkelanjutan akan terus dilakukan untuk menyempurnakan program, baik dari sisi cakupan wilayah, jenis pelayanan, maupun skema pembiayaan agar semakin menjangkau seluruh lapisan masyarakat.

Dukungan Legislatif dan Harapan ke Depan

Anggota DPRD DKI Jakarta dari Fraksi PDI Perjuangan, Hardiyanto Kenneth, memberikan apresiasi tinggi terhadap peluncuran Program Mobil Klinik Hewan Keliling di Jakarta Diapresiasi ini. Menurutnya, keberadaan fasilitas bergerak ini menjadi bukti nyata bahwa visi Jakarta sebagai kota ramah hewan perlahan terwujud. “Jakarta targetnya adalah menjadi kota ramah hewan. Dengan adanya klinik hewan yang mobile seperti ini menandakan target tersebut perlahan tercapai,” ujar Kenneth, yang akrab disapa Bang Kent.

Bang Kent menilai langkah ini merupakan realisasi salah satu janji kampanye Gubernur Pramono Anung dalam memperluas akses pelayanan kesehatan hewan. Ia juga menyoroti manfaat ganda dari program ini, tidak hanya meningkatkan kesejahteraan hewan tetapi juga turut mendukung upaya menjaga kesehatan masyarakat melalui pengendalian penyakit zoonosis (penyakit yang dapat menular dari hewan ke manusia).

Meskipun demikian, Anggota Komisi C DPRD DKI Jakarta ini juga memberikan masukan konstruktif. Ia mendorong agar pengembangan layanan terus dilakukan agar manfaatnya dapat dirasakan lebih luas. Terkait tarif, Bang Kent menjelaskan bahwa besaran tarif yang berlaku saat ini mengacu pada Peraturan Daerah (Perda) Nomor 1 Tahun 2024 Tentang Pajak dan Retribusi Daerah dan diberlakukan untuk seluruh masyarakat, termasuk pemilik hewan dengan KTP non-DKI Jakarta. Namun, ia berkomitmen untuk mendorong adanya kebijakan khusus yang memungkinkan beberapa jenis layanan diberikan secara gratis, terutama bagi masyarakat kurang mampu atau dalam kondisi darurat. “Jadi, kalau memang ada kejadian khusus atau pemilik hewan mungkin kurang mampu, ke depan akan ada pertimbangan khusus lah. Mungkin bisa digratiskan,” tuturnya.

Lebih lanjut, Bang Kent juga mendorong penambahan armada Mobil Klinik Hewan Keliling untuk memperluas jangkauan pelayanan. Ia juga berharap Pemprov DKI Jakarta dapat merealisasikan pembangunan klinik hewan permanen di setiap wilayah kota administrasi. Saat ini, Jakarta baru memiliki satu Pusat Kesehatan Hewan (Puskeswan) yang berlokasi di Ragunan, Jakarta Selatan. “Jadi, mudah-mudahan bisa terealisasi nanti. Dengan begitu, masyarakat Jakarta di setiap Kotamadya dapat memperoleh akses pelayanan kesehatan hewan yang lebih mudah, cepat, dan berkelanjutan,” imbuhnya. Keberadaan Program Mobil Klinik Hewan Keliling di Jakarta Diapresiasi sebagai langkah awal yang positif, namun upaya berkelanjutan diperlukan untuk memaksimalkan dampaknya.

Secara keseluruhan, Program Mobil Klinik Hewan Keliling di Jakarta Diapresiasi sebagai inisiatif yang sangat baik dan menunjukkan komitmen Pemprov DKI Jakarta dalam meningkatkan kualitas hidup warganya, baik manusia maupun hewan. Dengan layanan yang kian mudah diakses dan terjangkau, diharapkan kesadaran masyarakat akan pentingnya kesehatan hewan peliharaan dan hewan ternak akan semakin meningkat.

Tinggalkan komentar

Related Post