Peran Menantang dalam Film ‘Sofia’
Nusamedia – 14 Juli 2026 | Aktris Carissa Perusset kembali memukau penonton dengan penampilan terbarunya di layar lebar melalui film ‘Sofia’, sebuah produksi dari Lasisi Pictures. Kali ini, Carissa mengambil peran yang sangat berbeda dari karakter-karakter yang pernah ia bawakan sebelumnya. Dalam film garapan sutradara Adis Kayl, Carissa memerankan karakter seorang pengasuh anak bernama Dahlia. Perannya sebagai Dahlia tidaklah mudah, sebab karakter ini harus menghadapi serangkaian kejadian yang digambarkan sangat menjijikkan sekaligus menakutkan, bahkan melampaui batas imajinasi.
“Aku jadi, ya, babysitter-nya Sofia (diperankan oleh Anantya Kirana) di sini selama beberapa bulan. Dan di situ karakter Dahlia ini mengalami beberapa hal yang benar-benar menjijikkan dan menakutkan dan di luar nalar banget, sampai ya otak dia dan sanity dia sudah menghancurkan sanity dia, lah,” ungkap Carissa saat ditemui di kawasan Senayan, Jakarta Pusat, Senin (13/7/2026).
Pengalaman yang dijalani oleh karakter Dahlia ini memang sangat intens. Cerita Carissa Perusset jadi pengasuh anak Sofia, rela belajar menari hingga ketakutan, menjadi bukti betapa dalamnya ia mendalami peran ini. Ia bahkan sempat merasa ragu untuk menerima tawaran film ini.
Hampir Menolak, Demi Mengatasi Trauma Lama
Tidak dapat dipungkiri, Carissa Perusset sempat mempertimbangkan untuk menolak tawaran bermain dalam film ‘Sofia’. Keputusan ini muncul karena pengalaman sebelumnya dalam membintangi film dengan genre serupa yang meninggalkan trauma mendalam baginya. Namun, setelah melalui pertimbangan matang, ia akhirnya memutuskan untuk menerima peran tersebut, dengan harapan dapat memperbaiki dan mengatasi trauma film-film sebelumnya.
“Kalau boleh jujur, iya (hampir menolak). Karena udah pernah beberapa kali dan itu buat aku lumayan berat untuk aku. Tapi justru mungkin aku kembali lagi kayak apa, ya, fix that trauma mungkin, fix trauma film-film kemarin mungkin,” tuturnya.
Upaya Carissa untuk mengatasi trauma masa lalu ini menjadi salah satu lapisan menarik dari kisah di balik layar film ‘Sofia’. Cerita Carissa Perusset jadi pengasuh anak Sofia ini menunjukkan dedikasinya yang luar biasa dalam dunia akting.
Belajar Hal Baru dan Tantangan Mental
Lebih dari sekadar mengatasi trauma, film ‘Sofia’ juga menuntut Carissa untuk mempelajari berbagai hal baru yang belum pernah ia lakukan sebelumnya. Salah satu tantangan terbesarnya adalah keharusan untuk belajar menari demi mendalami karakter Dahlia.
“Ada workshop fighting dan workshop dance juga. Jadi ada workshop dance di mana aku bakal dance yang kaku banget, nggak bisa dance sama sekali gitu,” jelasnya.
Proses syuting film yang mengusung genre horor psikologis ini dipastikan akan menguras banyak energi, baik secara fisik maupun mental bagi Carissa. Saking beratnya peran yang ia lakoni, Carissa bahkan sempat mengajukan permintaan untuk mendapatkan konseling dari psikolog setelah film ini selesai digarap.
“Dahlia ini kena banget mentalnya sampai aku nanya kayak, ‘Ini nanti bakal sedia psikolog atau terapis nggak setelah syuting?’ gitu. Soalnya karakter yang dialamin karakter ini lumayan berat, bukan cuma fisik tapi mental juga,” pungkasnya.
Film ‘Sofia’ sendiri mengangkat tema-tema kompleks seperti trauma, misteri, dan kemanusiaan, dikemas dalam balutan genre horor psikologis yang menegangkan. Selain Carissa Perusset dan Anantya Kirana, film ini juga didukung oleh penampilan akting dari bintang-bintang ternama lainnya seperti Wulan Guritno, Nugie, dan Kiki Narendra. Cerita Carissa Perusset jadi pengasuh anak Sofia ini menjadi salah satu poin penting yang membuat film ini patut dinantikan.









Tinggalkan komentar