Nusamedia – 14 Juli 2026 | Aktris muda berbakat, Yasamin Jasem, kembali menyapa penikmat film layar lebar dengan peran yang sangat menantang dalam film horor terbaru garapan BASE Entertainment, berjudul Paket Santet. Dalam film ini, Yasamin Jasem dapat teror paket santet yang mengerikan, bahkan tubuhnya digambarkan dipenuhi lebah secara visual yang menimbulkan rasa ngeri. Adegan ini menjadi salah satu momen paling ikonik yang menggambarkan kengerian yang harus dihadapi para karakternya.
Paket Santet mengisahkan tentang sekelompok mahasiswa yang hidupnya berubah drastis setelah menerima kiriman paket misterius tanpa diketahui siapa pengirimnya. Yasamin Jasem memerankan karakter bernama Bela, salah satu anggota geng mahasiswa tersebut. Bersama sahabat-sahabatnya, Deva (Fatih Unru), Celia (Gabriella Eka Putri), Ale (Fadly Faisal), Firza (Fiki Naki), Glen (Farandika), dan Kiki (Azela Putri), Bela harus berjuang melawan kutukan yang perlahan mengincar mereka satu per satu.
Menjelang syuting, Yasamin Jasem menceritakan bagaimana ia dan para pemain lainnya mempersiapkan diri untuk mendalami karakter yang diteror oleh kekuatan gaib. “Secara karakter kita ini satu geng semuanya, satu perkumpulan mahasiswa dan mahasiswi. Terus kita semua mendapatkan kiriman paket itu gitu. Jadi mungkin belum bisa terlalu banyak diceritain karakternya, tapi kelihatan banget dari kita semua ini pada saat mendapatkan paket, how we deal with it gitu,” ungkap Yasamin saat ditemui di kawasan Senayan, Jakarta Pusat, Senin (13/7/2026).
Perempuan berusia 21 tahun ini menambahkan bahwa proses pendalaman karakter melibatkan diskusi mendalam bersama para pemain lain. Mereka bersama-sama membayangkan dan mencoba merasakan teror yang akan dihadapi oleh masing-masing karakter akibat paket santet tersebut. “Jadi kita bahas bareng-bareng dan jadi bayangin satu kejadian dan satu reality yang kita percaya di film ini bareng-bareng gitu,” jelasnya.
Salah satu alasan Yasamin Jasem menerima tawaran untuk bermain dalam film ini adalah konsep santet yang dihadirkan oleh sang sutradara, Dinna Jasanti. Menurut Yasamin, Dinna Jasanti membawa pendekatan baru dalam cerita santet yang belum pernah ia bayangkan sebelumnya. “Dari awal baca skripnya juga memang interested banget dengan kenapa menggunakan tawon gitu. Dan ternyata sudah banyak digunakan gitu tawon sebagai medium mirip paket santet ya,” ujarnya, mengacu pada elemen visual lebah yang menjadi ciri khas teror dalam film ini.
Film Paket Santet sendiri berfokus pada perjuangan sekelompok mahasiswa yang hidupnya berubah menjadi perlombaan melawan waktu setelah menerima paket misterius. Kutukan yang datang bersama paket tersebut memburu mereka satu per satu, memaksa Deva, Bela, dan teman-temannya untuk segera mencari cara menghentikan santet tersebut sebelum maut menjemput.
Pertanyaan besar yang menggantung adalah, mampukah Deva, Ale, Bela, dan kawan-kawan berhasil keluar dari jeratan kutukan santet yang mengerikan ini? Film yang disutradarai oleh Dinna Jasanti ini dijadwalkan akan tayang di seluruh bioskop Indonesia mulai tanggal 27 Agustus 2026, siap menghadirkan pengalaman horor yang mencekam bagi para penonton.
Kengerian yang dialami Yasamin Jasem dalam film Paket Santet, terutama adegan tubuh yang dipenuhi lebah, diprediksi akan menjadi salah satu elemen yang paling diingat penonton. Film ini tidak hanya menawarkan elemen jump scare, tetapi juga eksplorasi terhadap dampak psikologis dari teror gaib yang menghantui.









Tinggalkan komentar