Nusamedia – 23 September 2026 | JAKARTA – Bagi para penggemar film legendaris ‘5 cm’ yang tayang 12 tahun lalu, sebuah kabar gembira datang dari rumah produksi Soraya Intercine Films. Mereka baru saja mengumumkan sebuah proyek prekuel bertajuk ‘5 cm: Revolusi Hati’, yang akan membawa kembali kisah salah satu karakternya yang paling ikonik, Zafran, ke layar lebar. Pengumuman ini tentu saja membangkitkan gelombang nostalgia dan rasa rindu para penikmat film yang pernah terpukau dengan petualangan lima sahabat di puncak Mahameru.
Film terbaru ini dijadwalkan akan tayang pada akhir tahun 2026 mendatang dan akan berfokus pada masa lalu Zafran, yang kali ini diperankan oleh aktor muda Roman King. Berbeda dengan film pertamanya yang berpusat pada persahabatan yang terjalin di bangku kuliah dan petualangan mendaki gunung, ‘5 cm: Revolusi Hati’ akan mengisahkan Zafran dan kawan-kawannya di masa-masa terakhir mereka menempuh pendidikan di bangku Sekolah Menengah Pertama (SMP). Ini adalah sebuah pendekatan baru untuk menggali lebih dalam latar belakang karakter yang dicintai penonton.
Produser Sunil Soraya menjelaskan bahwa cerita dalam ‘5 cm: Revolusi Hati’ ini tidak akan memiliki keterkaitan langsung dengan alur cerita film ‘5 cm’ yang tayang 12 tahun lalu. “Ini filmnya 5 cm: Revolusi Hati adalah prekuel dari 5 cm yang pertama. Sebelumnya, prekuel. Dan yang ada di 5 cm: Revolusi Hati ini ceritanya tentang Zafran waktu tahun terakhir SMP dengan teman-temannya sebelum dia ketemu Genta, Riani, Arial, Ian, dan lain-lain,” ujar Sunil Soraya saat ditemui di kawasan Gondangdia, Jakarta Pusat, pada Selasa (22/9/2026).
Petualangan Laut yang Berbeda
Latar belakang Zafran yang menjadi cerita utama dalam film kali ini akan mengikuti alur yang telah dirilis sebelumnya dalam bentuk buku. Nantinya, penonton akan disuguhkan berbagai kisah persahabatan Zafran dengan sahabat-sahabatnya di masa-masa terakhir sekolah menengah pertama. Namun, yang membedakan film prekuel ini dengan film terdahulu adalah jenis petualangan yang akan dilalui oleh Zafran dan kawan-kawan. Jika sebelumnya mereka mendaki gunung, kini petualangan mereka akan membawa mereka ke tengah lautan.
Dalam ‘5 cm: Revolusi Hati’, Zafran dan gengnya akan berpetualang di laut. Aktor dan aktris muda yang akan menemani Roman King dalam petualangan ini antara lain Ali Fikry yang akan memerankan karakter Asep, Rachel Asselah sebagai Aziza, Bimasena sebagai Ari Wibowo, Olivia Morrison, dan Wironggo Vercaemer. Kehadiran para aktor muda ini diharapkan dapat memberikan warna baru dan energi segar pada kisah persahabatan yang akan disajikan.
Komitmen pada Kualitas Visual
Salah satu aspek menarik yang diungkapkan oleh Sunil Soraya adalah komitmen tim produksi untuk meminimalkan penggunaan efek CGI (Computer-Generated Imagery) dalam adegan-adegan yang melibatkan laut. Ia menekankan bahwa pihaknya memilih untuk membangun sebuah water tank khusus demi menghasilkan efek ombak yang realistis dan memuaskan. Pendekatan ini menunjukkan dedikasi Soraya Intercine Films untuk memberikan pengalaman sinematik yang otentik kepada penonton.
“Kita gak terlalu suka CGI. Jadi apa yang kita buat adalah tiga kombinasi. Pertama, kita syuting laut. Kedua, kita bangun water tank. Jadi kita bangun itu hydraulic system buat wave-nya juga. CGI-nya untuk menambal hal-hal yang kekurangan atau tidak bisa tercapai dengan dengan manual. Jadi ditambah sama itu. Kita berusaha semuanya kalau bisa minimal CGI,” jelas Sunil mengenai strategi produksi yang mereka ambil.
Keputusan untuk meminimalkan CGI dan mengedepankan teknik produksi yang lebih praktis ini diharapkan dapat menghasilkan visual laut yang lebih natural dan imersif, sejalan dengan semangat petualangan yang ingin ditampilkan. Dengan demikian, film ini tidak hanya akan menyajikan cerita yang menyentuh tentang persahabatan, tetapi juga kualitas visual yang memanjakan mata para penonton.
Kabar mengenai ‘5 cm: Revolusi Hati’ ini tentu menjadi angin segar bagi para pecinta film Indonesia, terutama bagi mereka yang merindukan kisah-kisah inspiratif tentang persahabatan dan petualangan. Kembalinya kisah Zafran setelah 12 tahun berlalu, kini dengan sentuhan baru dan latar yang berbeda, diharapkan dapat mengulang kesuksesan film sebelumnya dan memberikan pengalaman baru yang tak kalah berkesan.









Tinggalkan komentar