Progres Flyover Latumeten Capai 55,2%, Dijadwalkan Rampung Akhir 2026
Nusamedia – 03 Juli 2026 | Jakarta – Harapan warga Jakarta Barat untuk segera terbebas dari kemacetan parah di kawasan Latumeten tampaknya semakin dekat. Anggota DPRD DKI Jakarta, Hardiyanto Kenneth, secara tegas menyatakan bahwa Legislator Ini Sebut Flyover Latumeten Selesai Dibangun Desember 2026. Pernyataan ini disampaikan usai Gubernur Jakarta, Pramono Anung, meninjau langsung proyek pembangunan flyover yang berlokasi di Grogol Petamburan, Jakarta Barat, pada Kamis (2/7/2026).
Menurut Kenneth, yang akrab disapa Bang Kent, progres pembangunan Flyover Latumeten saat ini berjalan sesuai rencana atau on the track. “Flyover Latumenten ini progresnya masih on the track, mudah-mudahan bisa selesai Desember 2026 nanti,” ujar Kenneth kepada wartawan, Kamis (2/7/2026). Ia menambahkan bahwa pembangunan flyover ini merupakan jawaban atas keresahan warga yang bertahun-tahun menghadapi persoalan kemacetan di sekitar perlintasan kereta api.
Inisiatif Legislator untuk Mengurai Benang Kusut Kemacetan
Bang Kent menjelaskan bahwa inisiatif pembangunan Flyover Latumeten berawal dari aspirasi masyarakat yang menginginkan solusi konkret untuk mengatasi kemacetan yang telah menjadi masalah kronis. Menyadari bahwa Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta saat itu belum memiliki anggaran memadai, Bang Kent mengambil langkah proaktif. Ia meminta agar dilakukan kajian mendalam terlebih dahulu untuk merumuskan solusi terbaik. “Akhirnya saya minta dibuatkan kajian terkait permasalahan ini. Setelah itu masuk ke dalam proses lelang dan sekarang sudah mulai terlihat hasilnya. Mudah-mudahan bisa selesai on time seperti yang diharapkan Pak Gubernur,” ucap Ketua IKAL PPRA LXII Lemhannas RI ini.
Proses lelang proyek Flyover Latumeten kemudian dilanjutkan, dan pengerjaan fisik dimulai pada penghujung tahun 2025. Kini, dengan progres yang terus berjalan, harapan untuk melihat flyover tersebut rampung sesuai target semakin menguat. Pernyataan Legislator Ini Sebut Flyover Latumeten Selesai Dibangun Desember 2026 memberikan kepastian bagi masyarakat.
Konsep Terintegrasi untuk Mobilitas Tanpa Hambatan
Lebih lanjut, Bang Kent memaparkan bahwa Flyover Latumeten tidak hanya berfungsi sebagai jembatan layang biasa. Desainnya sangat komprehensif, mengintegrasikan berbagai moda transportasi umum yang ada. Tujuannya adalah untuk menciptakan simpul mobilitas yang efisien dan nyaman bagi seluruh lapisan masyarakat.
Konsep integrasi ini mencakup:
- Konektivitas dengan KRL Commuter Line dan Transjakarta.
- Pembangunan skywalk yang dilengkapi fasilitas lift modern.
- Penyediaan Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) yang ramah disabilitas.
- Integrasi halte Transjakarta yang terhubung langsung dengan kawasan sekitar.
Kemudahan akses bagi semua pengguna jalan, termasuk penyandang disabilitas, lansia, ibu hamil, dan masyarakat yang membawa barang bawaan atau kereta bayi, menjadi prioritas utama. Keberadaan lift pada JPO akan sangat membantu mereka yang tidak dapat menggunakan tangga untuk mencapai halte Transjakarta. “Jadi konsep tersebut dirancang untuk memberikan kemudahan bagi seluruh pengguna jalan, termasuk penyandang disabilitas, lansia, ibu hamil, dan masyarakat yang membawa barang atau kereta bayi. Kehadiran lift pada JPO akan mempermudah akses menuju halte Transjakarta tanpa harus menggunakan tangga,” jelasnya.
Dengan fasilitas terintegrasi ini, perpindahan antar moda transportasi diharapkan menjadi lebih aman, nyaman, dan efisien. Masyarakat tidak perlu lagi bersusah payah menyeberang di tengah kepadatan lalu lintas untuk berpindah dari KRL ke Transjakarta atau sebaliknya. Konsep ini tidak hanya memperlancar arus kendaraan, tetapi juga meningkatkan keselamatan dan kenyamanan pejalan kaki.
Anggaran Fantastis dan Penutupan Perlintasan Sebidang
Dalam kesempatan yang sama, Gubernur Jakarta, Pramono Anung, menyebutkan bahwa pembangunan Flyover Latumeten menelan anggaran sebesar Rp259 miliar. Ia mengonfirmasi bahwa progres pembangunan telah mencapai 55,2 persen dan ditargetkan rampung pada 15 Desember 2026. “Ini penantian warga puluhan tahun. Alhamdulillah terealisasikan. Terima kasih Pak Dewan dan Pak Gubernur. Semoga flyover ini bisa menjadi jawaban atas permasalahan kemacetan,” ujar Pramono Anung.
Pramono Anung menekankan bahwa Flyover Latumeten merupakan salah satu proyek infrastruktur yang paling dinantikan warga karena lokasinya yang strategis namun kerap menjadi biang keladi kemacetan parah, terutama pada jam-jam sibuk. “Flyover Latumeten ini salah satu flyover yang paling ditunggu di Jakarta. Karena apa? Di sini kalau dilihat pagi, sore, siang kemacetannya sangat tinggi sekali,” kata Pramono.
Setelah flyover rampung dibangun, Pemprov DKI Jakarta berencana menutup perlintasan sebidang kereta api di kawasan tersebut. Langkah ini diambil untuk memastikan kelancaran arus lalu lintas yang tidak lagi terhambat oleh buka-tutup palang perlintasan kereta api. Selain itu, penutupan ini juga bertujuan untuk meningkatkan aspek keselamatan pengguna jalan, mencegah insiden kecelakaan seperti yang pernah terjadi di wilayah lain. “Sehingga dengan demikian siapa pun harus naik ke atas supaya perlintasan yang sebidang kereta api ini tidak lagi terganggu dan juga menimbulkan kecelakaan seperti yang pernah terjadi di Bekasi pada waktu itu,” tegas Pramono.
Gubernur berharap dengan selesainya Flyover Latumeten, kemacetan di Jakarta Barat dapat berkurang secara signifikan. Ia juga menekankan pentingnya penguatan integrasi transportasi publik di kawasan tersebut. Target penyelesaian yang tepat waktu menjadi kunci agar manfaat flyover dapat segera dirasakan oleh masyarakat luas. Sekali lagi, Legislator Ini Sebut Flyover Latumeten Selesai Dibangun Desember 2026, memberikan secercah harapan baru bagi mobilitas warga ibu kota.
Dengan segala upaya yang telah dan sedang dilakukan, penyelesaian Flyover Latumeten pada Desember 2026 diharapkan menjadi solusi fundamental bagi masalah kemacetan yang telah lama mendera kawasan tersebut, sekaligus meningkatkan kualitas hidup dan kenyamanan bertransportasi bagi seluruh warga Jakarta.









Tinggalkan komentar