Nusamedia – 20 Juli 2026 | Film horor Indonesia terbaru dari MVP Pictures, Sihir Tanah Kubur, berbekal kisah mencekam tentang ilmu hitam dan misteri makam kosong, kini siap untuk menaklukkan pasar internasional. Setelah sukses tayang perdana di bioskop Tanah Air pada 23 Juli 2026, film yang diproduksi dengan dukungan penuh dari Show Token ini diproyeksikan akan segera menyapa penonton di berbagai negara, dimulai dari Asia Tenggara.
CEO Show Token, Akshay Melwani, menyatakan optimismenya terhadap potensi global film Sihir Tanah Kubur. Menurutnya, film ini memiliki daya tarik cerita yang unik dan kuat, menjadikannya kandidat ideal untuk distribusi internasional. “Cerita Lila akan segera dirilis juga di salah satu negara Asia Tenggara. Kalian akan terkejut karenanya. Dan saya yakin Sihir Tanah Kubur, kita juga akan bikin distribusi global,” ujar Akshay dalam sebuah kesempatan di kawasan Kuningan, Jakarta Selatan, Jumat (17/7/2026).
Langkah awal distribusi global Sihir Tanah Kubur akan dimulai dari Malaysia. Pemilihan negara tetangga ini dinilai sangat strategis mengingat kesamaan budaya dan bahasa antara Indonesia dan Malaysia. “Ya yang pertama saya pikirkan adalah Malaysia. Karena Malaysia dan Indonesia kan punya budaya yang mirip, bahasa yang mirip, jadi itu sangat masuk akal dulu untuk Malaysia. Jadi saya pikir itu negara pertama yang kita sudah kunci ya,” jelas Akshay.
Akshay menambahkan bahwa pasar Malaysia sejauh ini menunjukkan penerimaan yang baik terhadap film-film Indonesia yang didistribusikan oleh Show Token. Keberhasilan ini menjadi modal penting untuk membawa lebih banyak karya sineas Indonesia ke kancah internasional. Lebih lanjut, ia membocorkan bahwa selain horor, Show Token juga berencana membawa genre lain seperti komedi ke pasar mancanegara.
Sinopsis Mendalam: Teror Ilmu Hitam dan Tragedi Keluarga
Sihir Tanah Kubur mengisahkan perjalanan Ustaz Yusuf yang diperankan oleh Ariyo Wahab. Kehidupan Ustaz Yusuf terguncang hebat ketika adiknya, Ashar (Revaldo), memutuskan untuk memindahkan makam ibu mereka. Keputusan drastis ini diambil demi memenuhi sebuah wasiat misterius yang menyimpan banyak tanda tanya. Namun, pemindahan makam tersebut justru membuka tabir petaka.
Kejadian aneh mulai bermunculan dengan ditemukannya “Makam Wurung” atau makam kosong. Keberadaan makam ini dipercaya membawa malapetaka dan menjadi pemicu serangkaian teror gaib yang mengerikan. Desa mereka dilanda fenomena kerasukan massal yang tak terjelaskan, sementara ancaman ilmu hitam semakin nyata mengintai.
Di balik kengerian supranatural yang dihadirkan, Sihir Tanah Kubur juga secara mendalam mengeksplorasi sisi kelam hubungan antarmanusia. Film ini menyoroti bagaimana fitnah, adu domba, dan rahasia kelam yang terpendam dari masa lalu dapat merusak tatanan harmoni sebuah keluarga. Ketegangan psikologis dan drama keluarga menjadi bumbu pelengkap yang membuat film ini semakin mencekam dan relevan bagi penonton.
Strategi Ekspansi Global dan Rencana Masa Depan Show Token
Dukungan penuh dari Show Token terhadap Sihir Tanah Kubur menegaskan komitmen perusahaan dalam mempromosikan film Indonesia berkualitas ke panggung dunia. Akshay Melwani dan timnya memiliki visi yang jelas untuk terus mendukung film-film dengan narasi yang kuat dan orisinal.
Lebih lanjut, Akshay mengungkapkan rencana ambisius Show Token untuk beberapa bulan ke depan. “Lihat di bulan-bulan mendatang, Juli, Agustus, September, Oktober kita akan ada horor komedi, kita akan ada komedi murni, kita ada film tentang kripto, dan kita punya konsep yang sangat fokus pada drama, fokus pada Gen Z, yang didasarkan pada buku terlaris (best seller),” pungkasnya. Rencana ini menunjukkan diversifikasi portofolio Show Token yang tidak hanya terpaku pada satu genre, melainkan merambah ke berbagai segmen pasar yang potensial, baik di dalam maupun luar negeri. Dengan keberanian membawa kisah horor ilmu hitam dan makam kosong ke kancah global, Sihir Tanah Kubur berpotensi menjadi duta budaya Indonesia di industri perfilman internasional.
Keberhasilan film seperti Sihir Tanah Kubur menembus pasar internasional diharapkan dapat membuka pintu lebih lebar bagi sineas-sineas Indonesia lainnya untuk berkarya dan dikenal di seluruh dunia. Potensi pasar Asia Tenggara yang dinilai mirip dengan Indonesia menjadi pijakan yang kuat untuk memulai ekspansi global ini.









Tinggalkan komentar